Sabtu, 10 September 2011

Things, that Screwed up

Lately. i've been thinkin a lot of thing. like seriously. A. LOT.
Including.........sumethin that people ussualy called a "gift" a.k.a Lurvvvve


Men. Suka itu gasembarangan buat gue.
buat lo terserah elolah. tapi disini gue ambil kesimpulan. lo gak bisa milih mau suka sama siapa, kapan, dan berapa lama lo bakal suka sama dia.


Kenyataan itu agak sulit dicerna saama sistem pencernaan hidup. apalagi hidup gue. amburadul. semrawutan. gabiasa. kalo bisa milih, mungkin gue bakal milih suka sama.................orang yang mungkin perfect sama kemauan gue. dan kenyataanya emang orang kayak gitu gak ada cuy. terserah lo mau komentar apa. tapi iya buat gue. lo bisa gak sih, suka sama orang yang sempurna sama dambaan lo? Gaklah! pasti dia punya kekurangan dan kejelekan yang buat lo berfikir 2x.


BEGITUPUN BUAT LO.
IYA. ELO. ELO YANG BARUSAN AJA BUAT SEMUA KAYAK GINI.
HAI PUNYA KEHIDUPAN KAN?


Dear you...... who....screw my day and my respect to you.
gue gatau gimana dengan elo. tapi saya cukup nyaman dengan kondisi pertemanan kita dulu. ya. cukup. saya tau saya salah disini. tau. benar. anda berhak kecewa saudara.\
gue juga kalo ada di posisi lo, bakal kecewa men. yep! 
Tapi sekali lagi gue tegasin disini. gue gabisa milih gue bakal suka sama siapa, kapan, dan sampe kapan. enggak. apa lo bisa?!! gue tanya, apa lo!! BISA?!
maaf buat lo kecewa...... tapin ini juga gak sepenuhnya salah gue sama lo. waktunya saudara. waktu! imma jerk here! yes i am! but......, aaah, nope. i dont want to hear or say any but again.


jujur yaa. saya jauh lebih nyaman saat hari itu belum terjadi. anda....posisi anda tidak terrepresentasikan dengan kata. anda lebihb dari sahabat. tapi saya agak kecewa dengan sikap anda sekarang. oke. bagian anda kecewa terhadap saya tidak termasuk bung! 
tapi bagian lain........aih. menambahkan kata kalau anda akan menunggu tidak membuat semua lebih baik dari sebelumnya. saya akan jauh lebih menghargai anda jika anda hanya menanamkan kata itu pada diri anda. dan membuat janji sendiri untuk hidup anda kedepannya.
maaf.
tapi rasa respect saya setelah cukup lama. hilang.
saya tahu anda kecewa, kesal, marah, sedih. 
tapi mungkin anda perlu tahu juga. mengatakan hal tersebut tidaklah mudah. saya harus berfikir panjang bagaimana mengatakannya agar anda tidak salah paham. tapi kenyataanya, jawaban anda buat saya kecewa bung. cukup dalam.


dan......anda suruh saya memilih? bung, menurut saya itu tidak bijak sama sekali. ti-dak. apakah jika saya sebutkan jawabannya anda. apa yang anda dapatkan? kepuaasan kalau anda lebih baik dari dia? kepuasan kalau saya lebih berpihak apada anda? HAH? iya?!
dan kalau saya sebutkan jawabannya dia? apa yang anda lakukan? sedih, kecewa? menghancurkan semua? kecewa bung! serendah itukah garis pertemanan kita? tolak ukur persahabatan selama ini? hanya dengan pilihan?
hm. saya tidak tau anda siapa. saya kecewa dan kecewa!


mengatakan anda menunggu tidak akan mengubah apapun jadi lebih baik. justru menyiksa anda sendiri. karena kita tidka ada yang tahu, bagaimana masa depan akan menghampiri. dan ketika masa depan tersebut datang dan melawan kata menunggu anda. saya sudah bilang. saya tak mau lagi. enggak berucap janji yang tak pasti. anda yang akan merasa kesal sendiri. dan sekali lagi, dalm hal ini saya tidak ada andil. 
masa depan buakn saya yang tentukan atau mau.


Jadi, saya mohon..... GROW UP PLEASE!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar